Kamis, 22 September 2011

Antaraning Mesjid Al Jihad Nyutran lan SMP Muh Sanden Bantul

Dongaku mas ! ing sawijining ndina ! Wit nam-nam ning arep mesjid Al Jihad dadi seksi, ing malem 23 Romadlon, sakwektune Lailatul Qadar, koyo-koyo bali maneh nang impenku, nyata mulya kang tok omomgke , suk sawijining ndino, aku mesti kelingan sliramu, kaya aku weruh lintang lan mbulan, sak iki mas aku kijenan, aku kelangan, lelakonku tak sangga, cetha Nyutran wis tau nggawe sedihing atiku, nek pas kelingan awakmu, mas!, tekan kapan??

Selasa, 13 September 2011

Pas Ning Jakarta, Kelapa Dua

Saben saben lewat Pal Cimanggis mesthi tak mat-matke , mbokmenawa awakmu liwat, Mas, aku ming kepingin weruh ning sajake ra iso, ming kepengin saksliringan nyawang esemmu, koyo mbiyen

Minggu, 11 September 2011

Bolehkah aku mengenangmu?

Seperti kupu kupu, seperti kembang seperti itulah apa yang pernah terjadi, ketika itu

Antara Pantai Karanganyar dan Gunung merapi

Kupu kupu itu, menghantui mimpi mimpiku, sekejap datang lalu pergi, tak pernah kembali, dulu, itu nyata, kau datang, sesaat, namun bagiku , sangat berarti, ada kehampaan, kini menunggu bayangan, begitu indah kenangan bersamamu, walau aku tak tahu lagi , kabarmu kini.

Jumat, 09 September 2011

Kupu-Kupu di Masa Lalu, ketika Nyutranku masih Indah

Mas, kuingat dan akan kuingat kupu-kupu yang pernah hadir dalam hatiku, sayang mas hanya sekejap hadir dalam kehidupanku dimasa lalu, sedikit namun sangat dalam. Kata-katamu , canda dan tawamu, kesungguhanmu akan kehidupan yang keras ini, tetap hidup dalam angan-anganku, bulan puasa silam, tidurku selalu mas temani dengan mimpi indah masa lalu, aku sadar sekarang, dari sekian banyak yang pernah singgah dihatiku, kaulah kupu-kupu itu mas, meski kau telah terbang jauh, tetapi manisnya kasihmu masih terasa, meski Nyutran masa nestapaku namun dirimu tetap abadi dihatiku.

Rabu, 13 Juli 2011

Mimpi tentang dirimu, mimpi tentang keindahan masalalu, saat kita masih bersama

Ketika tiba saatnya, kesepian begitu mendera, rindu kata kata indah seperti yang pernah mas ucapkan, sederhana, bermakna, namun semua telah menjadi mimpi, kenangan pahit, seperti gelapnya pantai yang dulu pernah indah, ombakmu makin sepi, tanpa mimpi dan harapan. Cinta itu menjadi indah saat dikenang,

Kamis, 09 Juni 2011

Masjid Al-jihad, Nyutran Yogyakarta, Ramadhan 1982

Dulu pernah kuingat apa yang pernah Mas minta, hidup sederhana, penuh cinta, cinta adalah ibadah yang terindah, tapi mas! itu dulu. Kini  kemana lagi akan kudengar nasihatmu, kemana lagi akan kucari keindahan, semua sudah berlalu, kuhanya mampu mengharapkan dirimu dalam mimpi, meski kutahu , seperti kata katamu, harapan selalu ada, bila kita selalu mengharapkan kebaikan.Kalau diijinkan untuk mengenangmu maka akan kukenang saat saat bintang gemintang memandang kita pulang dari i,tikaf, berdua ditengah puasa sungguh sebuah kesucian dilahirkan dari kesucian, cinta kita tak pernah bernoda, kapankah saat itu terulang lagi.