Kamis, 09 Juni 2011

Masjid Al-jihad, Nyutran Yogyakarta, Ramadhan 1982

Dulu pernah kuingat apa yang pernah Mas minta, hidup sederhana, penuh cinta, cinta adalah ibadah yang terindah, tapi mas! itu dulu. Kini  kemana lagi akan kudengar nasihatmu, kemana lagi akan kucari keindahan, semua sudah berlalu, kuhanya mampu mengharapkan dirimu dalam mimpi, meski kutahu , seperti kata katamu, harapan selalu ada, bila kita selalu mengharapkan kebaikan.Kalau diijinkan untuk mengenangmu maka akan kukenang saat saat bintang gemintang memandang kita pulang dari i,tikaf, berdua ditengah puasa sungguh sebuah kesucian dilahirkan dari kesucian, cinta kita tak pernah bernoda, kapankah saat itu terulang lagi.

Rabu, 18 Mei 2011

Lelah, sekian lama dalam kesendirian 2010

Lalu kemanakah langkah ini mesti kubawa ? dunia makin sempit, tak lagi kumampu sembunyikan wajahmu, saat aku kembali melewati lorong lorong itu, kuakui semua kata-katamu benar dunia bukan tujuan, terutama saat kita menuju senja, mas! tidak adakah  kesempatan ketika bayangan kita tiba tiba muncul dan itu menimbulkan luka abadi, sementara dendammu masih membakar , membuat hidupku makin lelah !!!

Senin, 09 Mei 2011

Mawarkuningku, bali neng Nyutran

Tansah kuatir ngelingake dalan dalan ning Nyutran, ra tau kelalen awit soko akehing kedaden, ngrantes lan marakke sedihing ati, 2011 wis tak niatake nglalekakke nanging dalanku tansah bali nang Nyutran, bali marang kesusahan lawas. Nyutran rek V, saking seko ngenteni awakmu.

Sabtu, 13 November 2010

Sanden, Kenangan 2006

Menorehkan sebuah kalimat indah adalah saat mengenang semua yang pernah kita alami, menuliskan sebuah puisi bersama bayanganmu seakan akan sebuah ombak pantai Patihan yang bergulung gulung menyapu pantai , setiap saat pagi dan petang tak pernah berhenti , seperti saat kita berdua , dipantaimu

Sendiri, 2005, Sanden Yogyakarta

Tak pernah kuberharap dalam kesendirian, namun tragedi kebersamaan palsu yang menghancurkan semua harapanku untuk berbahagia bersamamu,semua ini kuterima dengan rela hati

Antara Palbang Sanden Bantul - Jokteng Wetan 1982

Mimpi itu begitu indah, saat kita terbangun, dunia kita ternyata bukan mimpi, setidaknya aku mempunyai satu kenangan , sebuah keindahan, saat sejenak bersamamu

Lewati Bintaran menuju Semaki, Taman siswa Yogyakarta

Betapa harummu masih kukenang sampai saat ini, kelembutanmu, seakan aku tak kuasa menghindar dari pesonamu, cemerlang penuh cahaya hidup, selalu begitu saat bersamamu